cuti #12 : let go

Assalammualaikum... =)
Step by step along the way, I seem to have forgotten the old days,
but once I see a petal fall, I know, that forgetting isn't real,
cuz I've seen it and wish it weren't true... but I've felt your hands
just to be sure it's there... but I'm sorry to know,
I'm not the one to put that ring on your finger.
5 centimetres per seconds

During exam, i didn't even want to count how much day left before departure, because exam is just all around. Dengan carry mark yang sangat rendah, sure the whole body shiver. Now, counting the day to depart again. Cuti pun bukannya lama, 3 minggu, sepatutnya tidak perlu pun balik, lagipun ada juga student dikolej, tapi disebabkan sangat banyak perkara yang berlaku semester lepas, lebih baik, jangan bazirkan tiket yang sudah dibeli, biarpun nanti akan lewat kembali ke kolej. Not my fault~~~ lalalalala...

Cuti ni, sepanjang minggu, memang terperap didalam bilik. Pedulikan cerita owner megaupload ditangkap, masih ada mediafire. Sure ramai yang risau, bukan risau apa, risau kalau mediafire, filesonic pun kena juga. Marah juga dengan pihak yang menangkap. Eh, eh... Better fikir, apalah jadi dengan dorang tu nanti. You, what the?? Samalah juga dengan saya yang kerja dia meng_________ industri perfileman antarabangsa dan tanah air. *entah, seriously saya tidak tahu apa perkataan yang sesuai*

Bangun pagi, download anime, sebelum tidur download lagi. Sampai kena marah dan wi-fi kena tutup tanpa sebarang pemberitahuan... Gila sedih~ uwah... Dan, anime~~ anime! Banyak ending left hanging. Macam Skip Beat, langsung tidak tahu sama ada Kyoko dapat beat Fuwa atau tidak. Terpaksa buka mangafox.com, pastu, status ongoing. Ah! Punya sakit hati, masak pun marah-marah. Anime genre? Sure, shoujo, drama dan slice of life.


then, for the first time it go
5 centimetres per seconds - a chain of three short different story. The end, that we will never expect. Boleh juga saya cakap, anime ini tidak akan mempunyai ending yang mengembirakan. *macam case skip beat, terpaksa juga saya baca manga supaya faham* tapi, a heartfelt storyline. Even though saya seorang yang easily stirred up daripada orang lain, tapi sebab fast forward punya button, so i just miss the important moment.

Well, it said, tidak semestinya kita akan dapat apa yang kita suka. Mungkin akan ada satu malam kita akan end-up macam tu juga, menangis dan akhirnya tertidur, dengan harapan esok akan ada harapan lain. Mungkin juga sebenarnya sesuatu yang kita tunggu, kita ingat, ada disekeliling kita, tapi salah kita juga membiarkan ia pergi atau kita sedar akan kewujudan itu, tapi takut meletakkan harapan, yang sebenarnya itu cuma glimpse.

Orang panggil cerita macam ini bittersweet. Untuk saya, PAHIT~~ PAHIT~~ PAHIT~~ Tapi, cerita ni selalu berlaku dengan kita, kita juga tidak sanggup melupakan kenangan manis dengan orang disekeliling kita. Letting go the past is like creating a new you, with the hope you will be much better while your heart holding a pain. So, ikhlaskan pemergian.

By not knowing it, i actually astound the work directed by Makoto Shinkai. Children Who Voices from Below pun sama menarik dengan 5 centimetres per seconds, by the same director.

ps : even through email, phone kadang-kadang dengan persekitaran yang baru, the distant between us is getting wide and wider. Kau sudah solat? Solatlah dulu... 

No comments:

Post a Comment

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...